Leadership Style, yang mana gaya kepemimpinan anda?

Leadership Style, yang mana gaya kepemimpinan anda?

Leadership style atau gaya kepemimpinan setiap pemimpin bisa berbeda-beda. Grup riset yang dipimpin oleh Psikolog Kurt Lewin pada tahun 1939 menyimpulkan bahwa ada tiga gaya kepemimpinan yang utama.

 

3 Leadership style

Tiga gaya kepemimpinan dengan ciri dan sifatnya :

 

Authoritarian Leadership (autocratic)

  • Pemimpin dengan gaya authoritarian akan memberikan arahan yang jelas tentang apa yang harus dikerjakan, kapan harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya.
  • Fokus pada kontrol atas anggota group dan  kepatuhan mereka kepada pemimpin
  • Pemisahan yang jelas antara pemimpin dengan anggota group
  • Pemimpin membuat keputusan dengan masukan seminimal mungkin dari anggota group
  • Keputusan yang diambil cenderung kurang kreatif

 

Participative Leadership (democratic)

  • Pemimpin memberikan petunjuk atau pedoman kepada anggota group, turut berpartisipasi didalam group, dan menerima masukan dari anggota group
  • Mendorong partisipasi anggota group dalam proses pengambilan keputusan namun keputusan akhir tetap diambil oleh pemimpin
  • Anggota group lebih termotivasi dan kreatif

 

Delegative Leadership (Laissez-Faire)

  • Pemimpin memberikan kebebasan kepada anggota group untuk menentukan bagaimana cara mereka bekerja dan juga untuk menentukan deadline mereka sendiri
  • Pemimpin memberikan support untuk resource yang dibutuhkan dan juga nasihat hanya bila dibutuhkan
  • Memberikan kepuasan kerja yang paling tinggi terhadap anggota group.

 

Lalu, pilih yang mana?

Setiap gaya kepemimpinan yang dijabarkan diatas memiliki keuntungan dan kerugian untuk masing-masingnya. Dari sisi kontrol, tentunya authoritarian lebih unggul. Dari sisi kepuasan kerja anggota group, tentunya delegative yang lebih unggul. Secara umum kita akan melihat bahwa gaya kepemimpinan participative dan delegative lebih unggul dan diutamakan karena lebih demokratis. Namun jangan juga terburu-buru menilai gaya kepemimpinan authoritarian tidak layak di pilih.

 

Kondisi suatu organisasi selalu berubah-ubah seiring dengan jalannya kegiatan organisasi tersebut. Tekanan ataupun ekspektasi turut berubah seiring dengan perubahan kondisi organisasi. Pemimpin selayaknya harus dapat beradaptasi terhadap perubahan tersebut.

 

Kapabilitas dan keahlian sdm yang di kelola oleh pemimpin pun menjadi pertimbangan untuk memilih gaya kepemimpinan yang sesuai. Berikut adalah matriks yang bisa dijadikan referensi untuk memilih gaya kepemimpinan yang sesuai.

 

Leadership-style---Kurt-Lewin

 

Mengacu kepada matriks di atas bisa di lihat Delegative Leadership sebaiknya hanya dipakai jika kita memiliki sdm yang ahli dibidangnya dan juga pada kondisi yang stabil, sedang jika kita memiliki sdm yang kurang berpengalaman dan organisasi kita sedang dalam proses transformasi maka sebaiknya kita menggunakan Authoritarian Leadership Style.

 

Bagaimana dengan pengalaman teman-teman selama ini? Apakah kira-kira matriks ini relevan dengan kondisi organisasi teman-teman?

Comments

comments

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *