3 Kesalahan Dalam Memimpin Proyek 

3 Kesalahan Dalam Memimpin Proyek 



 

 

Kesalahan-kesalahan fundamental yang bisa menjadi bumerang buat anda.

– – –


“Someday you’ll realize the damage that you’ve caused,” (Anonim)
 
Ketika proyek anda berada diambang kegagalan (project failure), siapakah yang anda salahkan?

Tim proyek, resources yang kurang, stakeholder, atau bahkan anda sendiri?

Sebelum anda menyalahkan hal-hal diluar anda, anda juga patut mengevaluasi diri anda. Apakah anda melakukan kesalahan teknis atau sifat anda pada saat memimpin yang perlu diperbaiki?

Kedua hal tersebut sesungguhnya merupakan sebuah kemampuan yang sebenarnya bisa dilatih. Di dalam artikel ini, kami akan menjelaskan 3 kesalahan dalam memimpin proyek. Kesalahan ini berdasarkan dari aspek kepemimpinan dan manajemen. Berikut ulasannya:

  1. Mencoba melakukan segalanya sendiri

Mungkin anda adalah nakhoda dari tim anda, namun bukan berarti semua task yang ada adalah tanggung jawab anda. Usahakan untuk mendelegasikan tasks yang bersifat teknis kepada tim anda. Tugas anda adalah fokus pada manajemen proyek anda.

  1. Lebih banyak berbicara daripada mendengarkan

Komunikasi dengan tim memang harus sering-sering anda lakukan, tetapi anda juga harus melihat kualitas dari komunikasi yang anda lakukan. Jika anda terus mengomunikasikan ide-ide anda tanpa mendengarkan tanggapan mereka, anda akan kehilangan satu momen yang baik untuk anda. Cobalah untuk lebih mendengar apa yang tim rasakan, kritik dan saran pengguna atau masukan dari stakeholder.

  1. Mencoba mengontrol segalanya

Terlalu mengontrol dan memperhatikan hal yang detail memang tidak baik. Selain hal tersebut bisa mendatangkan kelelahan yang luar biasa, anda akan menghilangkan kesempatan bagi tim proyek anda untuk berkembang. Yuk, coba menerima bahwa terkadang segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Alih-alih anda memikirkan bagaimana mengontrol banyak hal dengan tangan anda sendiri, cobalah untuk lebih banyak memberi kesempatan kepada tim proyek yang berwenang untuk mengontrolnya.

Kesalahan-kesalahan yang datang dari sifat anda jangan lantas membuat anda menjadi berkecil hati. Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, bahwa kepemimpinan adalah kemampuan yang bisa dilatih dan ditingkatkan. Evaluasi diri dan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi tentunya bisa membuat pribadi lebih baik dan membuka peluang keberhasilan pada proyek anda.

 

 

Comments

comments