5 Aspek Dalam Penyusunan Strategi Proyek

5 Aspek Dalam Penyusunan Strategi Proyek

 

Apa saja yang harus diperhatikan dalam pembuatan strategi proyek?

– – –


Tahukah anda kalau perusahaan yang sukses berawal dari strategi proyek yang brilian?

Mari kita ambil satu contoh pada sepatu Nike. Penjualan sepatu lari Nike seri Zoom Vaporfly Elite yang dirilis pada bulan April 2018 begitu laris di pasaran akibat strategi brilian yang disusun kurang lebih dua tahun lamanya. Berbagai implementasi strategi pemasaran tersebut termasuk diantaranya pengadaan proyek program lari marathon di sirkuit Monza, Italia dan disiarkan di kanal sosial media mereka, seperti Twitter, YouTube dan Facebook.

Ya, strategi yang brilian tentu memakan waktu untuk penyusunannya. Banyak hal-hal yang harus dipikirkan dalam strategi, seperti tujuan dan objektif perusahaan, tipe produk/jasa yang ingin dibuat, dan target pengguna (customer) yang dituju dari produk/jasa tersebut.

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, masih ada lagi hal-hal yang perlu diperhatikan ketika anda mengembangkan suatu strategi. Apa sajakah itu?

  1. Obyektif bersifat long term dan jelas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyusunan strategi bisa memakan waktu cukup lama karena banyak aspek yang dipikirkan. Perencanaan strategi juga harus dibuat serealistis dan berjangka panjang. Pastikan strategi anda dapat menjawab pertanyaan seperti, tipe produk/jasa yang ingin dibuat, dan target customer yang dituju dari produk/jasa tersebut.

  1. Cari tahu kesempatan yang muncul

Anda harus mencari tahu kesempatan-kesempatan apa saja yang bisa berpengaruh pada strategi proyek anda. Anda bisa mencari daftar tren yang kira-kira akan memengaruhi proyek anda 10 tahun yang akan datang. Pilah mana kesempatan yang kira-kira baik dan buruk. Jika menimbulkan risiko, segera rencanakan mitigasinya.

  1. Buat unik produk/jasa anda

Pastikan produk/jasa anda inovatif dan berbanding lurus dengan bisnis anda. Carilah inspirasi dari keadaan di sekitar anda. Produk/jasa anda haruslah menjawab masalah yang muncul di sekeliling anda.

  1. Buatlah sekompetitif mungkin

Suatu perusahaan dikatakan memiliki keunggulan kompetitif ketika perusahaan tersebut memiliki sesuatu yang tidak dimiliki pesaing. Untuk pemasaran produk/jasa, pilihlah pasar (market) yang kira-kira belum tersentuh dengan pesaing anda. Setelah menemukan market yang pas, buat merek produk/jasa anda dan posisikan perusahaan anda dalam lingkup pasar tersebut.

  1. Berkolaborasi dengan stakeholder proyek anda

Setelah rencana strategi proyek anda rampung, komunikasi rencana tersebut pada rekan-rekan kerja anda di perusahaan. Jelaskan alasan mengapa rencana proyek tersebut layak untuk diimplementasikan dan apa dampaknya bagi perusahaan. Siapkan juga perencanaan terpisah untuk pihak-pihak luar, seperti investor, partner kerja, pelanggan, dsb.

Perencanaan yang baik dapat menolong anda dan tim proyek anda dalam membuat keputusan terkait alokasi dan optimisasi resources anda. Jangan lupa untuk tetap fokus pada obyektif perusahaan ketika perencanaan strategi proyek anda sedang dibuat.

 

Sumber:

https://blog.penulis.id/id/7-contoh-strategi-pemasaran-inspiratif/

https://www.forbes.com/sites/forbescoachescouncil/2018/02/12/want-a-successful-business-build-an-effective-strategy/#7737648c69bf

https://www.dummies.com/business/business-strategy/identify-opportunities-and-threats-in-your-strategic-plan/

Comments

comments