5 Istilah yang WAJIB Anda Ketahui Jika Anda Seorang Project Manager

5 Istilah yang WAJIB Anda Ketahui Jika Anda Seorang Project Manager

Jangan sampai ketidaktahuan anda menjadi bumerang buat anda!

– – –

 

Ketika anda berkecimpung di dunia proyek, ada beberapa istilah asing yang akan sering terlontar dari rekan kerja anda. Memahaminya tentu diperlukan, karena dunia proyek sangat berhubungan dengan komunikasi. Jangan sampai keterbatasan pengetahuan anda mengenai manajemen proyek akan menghambat usaha anda dalam implementasi goal di dalam proyek anda.

Jika anda masih asing dengan istilah-istilah tersebut, jangan khawatir. Silahkan baca artikel ini dan pahami 5 istilah manajemen proyek yang dikutip dari Projectsmart. Apa sajakah itu?

 

  1. Assumptions

Dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Asumsi. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), asumsi merupakan kata benda yang bermakna dugaan yang diterima sebagai dasar atau landasan berpikir karena dianggap benar. Lantas, apakah asumsi/assumption dalam manajemen proyek memiliki arti yang sama secara harfiah? Asumsi dalam manajemen proyek diartikan sebagai berbagai faktor yang dianggap dapat berkontribusi dalam kesuksesan suatu proyek. Tidak beda jauh kan kedua definisi tersebut? Asumsi dalam manajemen proyek dibuat berdasarkan landasan berpikir yang benar.

 

  1. Baseline

Perjalanan dan pencapaian target-target dalam proyek sangatlah dipengaruhi oleh perencanaan awal proyek itu sendiri. Sekumpulan dari lingkup (scope), biaya (cost), dan jadwal (schedule) dalam suatu proyek yang sudah direncanakan dari awal disebut dengan Baseline. Baseline sangat diperlukan untuk menentukan seberapa menyimpang performa suatu proyek dalam mencapai tujuan dari perencanaan awal. Ya, baseline sangat baik dalam mengevaluasi jalannya proyek itu sendiri. Perencanaan suatu baseline tentunya juga bersifat dinamis seiring dengan perubahan-perubahan yang ada dalam proyek. Tentunya, hal itu akan lebih baik jika setiap perubahan dalam baseline direkam untuk menunjukkan suatu rencana berkembang.

 

  1. Critical Path

Critical Path didefinisikan sebagai sekumpulan aktivitas yang harus diselesaikan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Durasi yang ditempuh dalam critical path merupakan yang paling lama dalam work plan, meliputi semua tasks dan durasi proyek yang akan memberi gambaran bagaimana jadwal suatu proyek berjalan. Critical path begitu penting bagi PM dan anggota tim proyek untuk memfokuskan mereka pada work packages (pekerjaan-pekerjaan dalam proyek yang sudah terbagi kedalam beberapa unit). Selain itu, critical path juga berguna dalam memastikan ketersediaan sumber daya (resources) yang dibutuhkan.

 

  1. Deliverable

Sesuatu yang dihasilkan dari eksekusi proyek dan diberikan kepada klien disebut dengan deliverable. Objek yang dihasilkan bisa dalam bentuk nyata atau tidak nyata. Ada dua jenis dari deliverable, yaitu project deliverable dan product deliverable. Project deliverable merupakan sesuatu yang dihasilkan dalam proyek. Umumnya contoh project deliverable berupa dokumen-dokumen yang dihasilkan di sepanjang proyek, seperti project plan, laporan (reports), dan minutes. Product deliverable lebih menitikberatkan pada produk akhir yang dibuat dalam suatu proyek, seperti hardware, software, apps, kontrak dan hasil assessment.

 

  1. Earned Value

Earned Value (EV) juga disebut dengan Budgeted Cost of Work Performed (BCWP). EV merupakan nilai anggaran (budget) yang sebenarnya dihabiskan dalam suatu implementasi proyek. Nilai EV diraih dengan mengalikan anggaran yang direncanakan dengan jumlah work package yang telah selesai dibanding dengan work package yang direncanakan. Analisis Earned Value begitu diperlukan bagi PM untuk memantau seberapa sesuainya implementasi proyek dengan perencanaanya.

 

Sumber:

https://project-management.com/the-project-baseline-a-project-management-definition/

https://www.thebalancecareers.com/critical-path-description-and-overview-2276120

https://www.pmi.org/learning/library/make-earned-value-work-project-6001

Sumber Gambar:

unsplash.com

 

 

 

Comments

comments