5 Seni Delegasi Ini Perlu Anda Tahu

5 Seni Delegasi Ini Perlu Anda Tahu

 

Yuk, berdayakan bawahan anda…

 

Pernahkah memberikan delegasi pada bawahan anda?

Seorang pemimpin tentunya lumrah dengan kegiatan ini. Delegasi sendiri merupakan kegiatan menyerahkan tugas dan wewenang kepada bawahan. Mendelegasikan tugas tentunya tidak boleh sembarangan, karena ini erat kaitannya dengan efisiensi waktu dan pengembangan staf.

Delegasi akan mendatangkan keuntungan pada kedua belah pihak, yaitu pemimpin sebagai pemberi delegasi dan bawahan sebagai penerima tugas. Bawahan anda akan lebih berkembang karena kemampuannya meningkat dan anda sebagai pemimpin bisa melakukan pekerjaan lain yang jauh lebih penting. Minimnya delegasi tugas yang anda berikan kepada bawahan bisa berimbas pada rasa frustasi dan merasa tidak dipercaya oleh atasan.

Lantas, bagaimana cara mendelegasikan tugas dengan baik? Kami memiliki 5 tips untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Berikut ulasannya:

  1. Sadari Kegunaan

Sebelum anda mendelegasikan tugas, anda harus memahami satu hal yang penting dalam delegasi, yakni kegunaan dari delegasi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, delegasi tentunya dapat mendatangkan banyak kegunaan bagi kedua pihak. Selain dapat meningkatkan kemampuan dan pengalaman si penerima delegasi, delegasi juga dapat meningkatkan motivasi.

  1. Sadari Prioritas

Seorang pemimpin harus mengetahui prioritas dari setiap pekerjaan yang ia jalani sehari-harinya. Umumnya, pemimpin harus lebih memperhatikan hal-hal yang lebih prioritas dan membawa dampak besar bagi organisasi, seperti strategi bisnis, dan membangun hubungan baik dengan stakeholder, client dsb. Di luar hal-hal tersebut, sebaiknya tugas-tugas tersebut didelegasikan kepada bawahan anda. Contohnya, anda bisa saja memberikan delegasi pada bawahan anda untuk pekerjaan-pekerjaan yang bersifat operasional perusahaan.

  1. Mengetahui apa yang tidak bisa didelegasikan

Tidak semua tugas dapat anda delegasikan ke bawahan. Jangan memberikan tugas yang bersifat rahasia (highly confidential) ataupun berisiko tinggi kepada bawahan anda.

  1. Belajar untuk Memberi

Pemimpin yang susah memberikan delegasi, terlalu mengontrol dan mengatur cara kerja bawahannya menandakan ia adalah seorang micromanager. Jika pemimpin memperlakukan bawahannya dengan tanda-tanda seperti itu, bawahan anda akan merasa tertekan dan kurang berkembang. Jika anda merasa kesulitan mempercayai orang lain dalam hal pekerjaan yang bersifat kompleks, anda bisa mulai dengan mendelegasikan pekerjaan yang anda nilai ringan terlebih dahulu. Jika bawahan anda bisa menyelesaikannya dengan baik, anda bisa mendelegasikan pekerjaan yang lebih kompleks kepada mereka.

  1. Berikan informasi sejelas mungkin

Salah satu kekhawatiran yang muncul pada saat seseorang diberikan delegasi adalah kejelasan informasi mengenai tugas yang diberikan. Anda harus memberi instruksi yang jelas mengenai pekerjaan yang diberikan kepada bawahan. Berdiskusi untuk menentukan deadline yang memungkinkan bagi si penerima delegasi untuk menyelesaikannya juga perlu dilakukan. Anda juga harus memutuskan indikator-indikator progress apa saja yang digunakan dalam menggambarkan keberhasilan pekerjaan yang didelegasikan tersebut.

Memberi kesempatan kepada bawahan anda untuk berkembang bisa menjadi investasi yang menjanjikan bagi organisasi atau perusahaan anda. Anda sebagai pemimpin bisa melakukannya dengan memberikan delegasi yang sepadan dengan kemampuan bawahan anda.
Sudahkah anda mendelegasikan tugas hari ini?

Comments

comments