Apa Saja yang Harus Diperhatikan Saat Merekrut PM?

Apa Saja yang Harus Diperhatikan Saat Merekrut PM?



 

Simak tips dibawah ini!

– – –



Anda berencana ingin merekrut Project Manager (PM)?

Setiap perusahaan pasti ingin merekrut karyawan yang terbaik dalam menjalankan posisinya. Begitu juga dengan anda. Sayangnya, banyak perusahaan yang terjebak ketika merekrut PM. Alhasil kinerja yang diinginkan dari sang PM pun tidak sesuai dengan ekspektasi.

Sebenarnya seperti apa PM yang baik?

Tidak hanya orang yang memiliki pengetahuan atau kemampuan teknis yang efektif dalam menggunakan tool dan proses. Seorang PM juga harus memiliki kepribadian dan kepercayaan diri yang baik dalam mengerahkan tim proyek.

Lantas, bagaimana cara merekrut kandidat PM yang terbaik? Yuk, coba ikuti tips-tips berikut ini!

Anda berencana ingin merekrut Project Manager (PM)?

Setiap perusahaan pasti ingin merekrut karyawan yang terbaik dalam menjalankan posisinya. Begitu juga dengan anda. Sayangnya, banyak perusahaan yang terjebak ketika merekrut PM. Alhasil kinerja yang diinginkan dari sang PM pun tidak sesuai dengan ekspektasi.

Sebenarnya seperti apa PM yang baik?

Tidak hanya orang yang memiliki pengetahuan atau kemampuan teknis yang efektif dalam menggunakan tool dan proses. Seorang PM juga harus memiliki kepribadian dan kepercayaan diri yang baik dalam mengerahkan tim proyek.

Lantas, bagaimana cara merekrut kandidat PM yang terbaik? Yuk, coba ikuti tips-tips berikut ini!

  1. Jangan pakai deskripsi umum

Dalam mencari kandidat PM yang terbaik, deskripsi kriteria yang dibutuhkan haruslah se-spesifik mungkin. Anda juga bisa menuliskan deskripsi kriteria berdasarkan proyek yang akan dijalankan. Kriteria yang spesifik pada lowongan kerja yang anda buat akan mendatangkan banyak respon dari pelamar PM yang benar-benar ingin mengisi posisi yang anda berikan. Hindari deskripsi-deskripsi kriteria seperti “memiliki kemampuan komunikasi yang baik”, “dapat bekerja dengan baik dengan tim”, “memiliki inisiatif tinggi”, dan masih banyak lagi. Kriteria-kriteria seperti itu terasa umum karena seorang PM tentu memiliki kemampuan seperti itu.

2. Putuskan apa yang anda butuhkan

Mirip dengan pernyataan pertama, anda harus tahu apa yang anda butuhkan. Cari tahu PM yang anda butuhkan dengan mengetahui kemampuan khusus apa yang ingin dikuasai oleh PM tersebut. Kriteria yang spesifik tentunya dapat menyeleksi pencari lowongan kerja yang melihat, sehingga kandidat-kandidat yang mendaftar benar-benar kompeten.

3. Cari PM yang berdedikasi

Keadaan proyek memang ada lika-likunya. Tidak selamanya proyek berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, PM dituntut harus memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan yang ada.

4. Katakan jika ada metodologi khusus yang dibutuhkan

Suatu penyelesaian suatu proyek tentu membutuhkan metodologi. Jika proyek anda membutuhkan metodologi yang spesifik, seperti PMBOK, SixSigma, Scrum, dan masih banyak lagi, sertakan di dalam lowongan kerja yang anda buat. Anda juga bisa menyatakan bahwa kandidat PM harus bisa berpengalaman dalam beberapa metodologi manajemen proyek, jika belum memastikan metodologi mana yang akan digunakan.


5. Hindari memberi pertanyaan essai kepada kandidat

Ketika proses seleksi yang dilakukan berformat ujian tertulis, anda sebaiknya jangan memberikan pertanyaan yang jawabannya sendiri membutuhkan berlembar-lembar kertas. Hindari pertanyaan seperti “Jelaskan pengalaman anda dalam menangani proyek di tiap fase life cycle-nya”. Sebaiknya, berikan pertanyaan langsung, spesifik dan kongkret kepada kandidat. Bukankah hal yang lebih diharapkan dari seorang PM adalah kinerja langsung pada saat proyek ketimbang kemampuan menulis saja?



Berikut 5 tips buat anda yang sedang ingin merekrut PM. PM yang berkualitas bukan tidak mungkin untuk didapatkan. Asalkan anda memiliki preferensi yang tepat, tentunya akan tersaring PM mana yang benar-benar pas untuk anda.

Selamat mencari!

Sumber:

www.forbes.com

Comments

comments