Bagaimana membuat keputusan yang tepat?

Bagaimana membuat keputusan yang tepat?

 

Jangan sampai proyek anda kacau karena kurang tepatnya keputusan…

– – –

 

Salah satu soft skill yang dibutuhkan oleh oleh seorang Project Manager adalah bagaimana mengambil keputusan (decision making) seefektif mungkin.

 

Menurut PMBOK, penarikan keputusan yang efektif sendiri melibatkan kemampuan negosiasi dan memengaruhi organisasi serta tim proyek. Ada banyak gaya dalam proses pengambilan keputusan yang bisa diterapkan, seperti memerintah/command (memberi intruksi dan memerintah orang untuk melakukan sesuatu), berunding dengan anggota tim dan konsensus (pemungutan suara). Berbagai gaya pengambilan keputusan tersebut dipengaruhi oleh kendala waktu, kepercayaan, kualitas, dan penerimaan.

 

Terlepas dari berbagai gaya pengambilan keputusan yang bisa diambil, anda bisa melakukan beberapa tips di bawah ini. Dikutip dari One Hundred Rules for NASA Project Managers yang disusun oleh Jerry Madden, ada beberapa tips yang perlu dilakukan sebelum mengambil keputusan. Apa sajakah itu?

 

  1.        Waktu dibuatnya keputusan

Ini seperti menegaskan kembali faktor waktu dalam penarikan keputusan. Ada hal menarik mengenai waktu dibuatnya keputusan. Tidak peduli seberapa tepat atau kurang tepatnya keputusan anda, keputusan bisa diperbaiki dan direvisi jika ia dibuat di awal. Sebaliknya jika keputusan setepat apapun dibuat begitu telat, hal itu akan menyulitkan perbaikannya.

 

  1.        Diam dan dengarlah

Sesuatu yang terbaik dan terkadang dapat dilakukan adalah diam dan mendengar. Dengarlah dalam berbagai kesempatan untuk mengetahui semua kebutuhan yang diperlukan. Mendengar dapat membuat anda dapat mempelajari keadaan. Anda dapat segera membuat keputusan jika anda sudah mempelajari keadaan sekitar.

 

  1.        Jangan hanya melihat dari kulit luarnya saja.

Sekali lagi, jangan pernah mengambil keputusan berdasarkan penilaian kulit luarnya saja! Anda harus melihat kulit dalamnya. Gali informasi tentang masalah tersebut sedalam mungkin. Contoh sederhananya adalah anda bisa menyelidiki sampai ke perangkat lunak (software) yang digunakan dalam memutuskan apakah komputer anda bermasalah dan perlu direparasi.

 

 

Comments

comments