Yuk, Berkenalan dengan Digital Project Manager!

Yuk, Berkenalan dengan Digital Project Manager!

Ia hadir dimana manusia saat ini sudah saling terhubung.

– – –

 

Di jaman serba online, dimana semuanya saling terhubung satu sama lain secara digital, beberapa profesi mau tidak mau juga terseret ke serba digital. Salah satunya adalah Project Manager. Jika dahulu Project Manager mengerjakan task dengan media alat tulis, kertas, dan papan tulis. Saat ini, pekerjaan Project Manager dapat dilakukan di software manajemen proyek berbasis cloud (pengambilan data yang dapat dilakukan dimanapun). Dengan software tersebut, pekerjaan terasa efisien dan hasil yang didapatkan lebih baik.

 

Kemajuan teknologi tersebut juga memunculkan suatu disiplin baru dalam manajemen proyek, yaitu digital project management. Jenis manajemen proyek tersebut memungkinkan proses-proses dalam proyek, seperti planning, delegating, tracking, reviewing dan measuring results dilakukan di dalam software manajemen proyek. Tujuannya berbeda-beda tergantung proyek, tetapi umumnya adalah menumbuhkan bisnis dan mendapatkan laba atas investasi/Return of Investment (ROI) dari tiap proyek. Sesuai dengan namanya, tipe-tipe proyek yang dapat dijalankan bersifat digital, seperti digital marketing, online event, pembuatan website, dsb.

 

Project manager yang menjalankannya disebut sebagai Digital Project Manager (DPM). Profesi ini bisa melakukan banyak peran dalam pengimplementasian proyek. Bisa sebagai Business Analyst, komunikator, ahli strategis, pemimpin. Bahkan dalam perusahaan skala kecil, DPM bisa melakukan berperan sebagai account manager. Semua tergantung kebutuhan proyek itu sendiri. Terlepas dari berbagai peran yang bisa DPM lakukan, umumnya DPM memiliki peran dan tanggung jawab sebagai berikut:

 

  • Menemukan scope proyek dan perencanaan aktivitas yang dibutuhkan untuk meraih tujuan.
  • Estimasi beban kerja, anggaran dan jadwal.
  • Analisis resiko proyek dan mengatasi perubahan dalam scope
  • Memastikan proyek sesuai dengan standar kualitas yang diberikan dari klien dan organisasi.

 

Sebenarnya, peran DPM tidak terlalu jauh dari Project Manager pada umumnya. Hal terpenting yang harus dimiliki seorang DPM (karena ranah manajemen proyeknya ada di lingkup digital) adalah pengetahuan Business Development, strategi digital, account management, dan quality assurance. Selain itu, seorang DPM juga dituntut memiliki skill-skill teknis seperti HTML/CSS, FTP dan pengetahuan tentang Search Engine Optimization (SEO).

 

Anda berminat menjadi seorang Digital Project Manager (DPM)?

 

 

 

https://thedigitalprojectmanager.com/digital-project-manager-job-description/

https://www.wrike.com/blog/digital-project-manager/

https://www.workamajig.com/blog/digital-project-manager

Comments

comments